PANGKALAN BUN, Indonesia (AP) - Divers yang bergulat dengan hujan ringan dan ombak yang bergulir Minggu saat mereka berusaha untuk menjangkau apa yang dipercaya sebagai pesawat Flight AirAsia 8501, beristirahat pada dasar lautan dekat tiga benda besar lainnya.Sejauh ini hanya 30 mayat yang telah ditemukan dari kecelakaan minggu lalu dan pejabat yakin banyak yang tersisa 132 penumpang dan awak yang terikat di kursi mereka di dalam pesawat, kata Searh Nasional dan wakil kepala Penyelamatan Tatang Zainudin.
 |
Bangkai Pesawat Air asia Qz8501 Berhasil Ditemukan Dan Akan Segera Diangkat |
Kami sedang berpacu dengan waktu dan cuaca dalam menjalankan misi ini, katanya, seperti langit cerah pagi perlahan menjadi mendung.Pesawat itu jatuh di Laut Jawa pada tanggal 28 Desember, setengah jalan ke dalam penerbangan dua jam dari Surabaya, kota terbesar kedua di Indonesia, Singapura. Menit sebelum kehilangan kontak, pilot mengatakan kontrol lalu lintas udara bahwa dirinya mendekati awan membahayakan, tapi ditolak izin untuk naik ke ketinggian yang lebih tinggi karena lalu lintas udara berat.
Apa yang menyebabkannya bencana tersebut masih tidak jelas, namun di Indonesia Badan Meteorologi, Iklim Dan Cuaca dan Geofisika mengeluarkan laporan pada, berkata "Flight 8501 nampaknya telah terperangkap dalam buruknya cuaca yang akan sulit untuk menghindari. Sedangkan kotak hitam pesawat - data penerbangan dan perekam suara kokpit - belum juga ditemukan, penemuan reruntuhan pesawat akan sangat menguntungkan penyelidikan.
Peralatan sonar telah mengidentifikasi empat potongan raksasa di dasar laut di target area pencarian pada hari Jumat dan Sabtu, tapi ada gambar telah ditangkap membenarkan mereka merupakan bagian dari pesawat AirAsia.Objek yang terbesar, berukuran 18 meter (59 kaki) panjang dan 5,4 meter (18 kaki) lebar, yang tampaknya merupakan bagian dari tubuh jet, kata Henry Soelistyo Bambang, Kepala Badan SAR Nasional.
Potongan lain dari puing-puing diukur hingga 12 meter (39 kaki). Bagian pesawat terbang yang diduga juga telah terlihat berserakan di pantai selama survei udara.Secara umum, beberapa ahli penerbangan mengatakan penumpang lebih banyak, bagasi dan bagian dari pesawat terbang yang tetap utuh, makin besar kemungkinan pesawat menyentuh air dalam satu potong. Itu akan menandakan masalah seperti kesalahan mekanik atau kios bukan sebuah perpisahan udara karena terjadinya ledakan atau penurunan tekanan mendadak.
0 komentar:
Posting Komentar